40 tahun yang lalu pencemaran air terjadi karena mikro organisme, kotoran hewan dan manusia (tinja), yang dapat diatasi dengan cara mendidihkan air atau dengan alat penyaring biasa, seperti yang dijual di pasaran. Sekarang air sudah tercemar dengan logam berat, bahan kimia, racun, radioaktif, dan berbagai limbah industri yang sangat berbahaya bagi manusia. Secara tidak sadar selama ini air yang biasa kita konsumsi setiap hari air yang kotor karena pencemaran air tidak bisa dilihat oleh mata biasa. Bahkan krisis air bersih semakin parah seiring masifnya ketidakseimbangan kebutuhan dengan ketersediaan air bersih. Berkembangnya jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, intensifnya penggunaan air, pencemaran serta perubahan iklim global menyebabkan ketidakseimbangan ketersediaan dengan kebutuhan air tersebut.
Kita tidak pernah sadar bahwa mineral yang terkumpul di udara dan di dalam tanah semuanya merupakan mineral anorganik, tapi tubuh kita tidak dapat memanfaatkannya. Tubuh manusia memerlukan mineral, tetapi bukan dari air, tubuh kita bisa mendapatkan mineral dari makanan sehari-hari diantaranya:
- semua jenis sayuran
- buah-buahan
- susu
- dan lain-lain
Meskipun tanah dibawah tapak kaki kita mengandung banyak mineral anorganik, namun tubuh kita tidak dapat memanfaatkannya. Hanya tumbuh-tumbuhanlah yang mampu memanfaatkan mineral anorganik dan mengubahnya menjadi mineral organik yang bermanfaat bagi hewan dan manusia. Mineral anorganik yang terlarut dalam air seperti kalsium fosfat, kalsium carbonat dan lain-lain, akan tertimbun dalam jaring tubuh akhirnya akan menyebabkan kerusakan pada jaringan-jaringan tubuh bahkan kematian. Kerusakan terbesar pada organ-organ tubuh disebabkan oleh mineral anorganik yang bercampur dengan lemak dan garam dapur di dalam darah. Campuran ini akan menyumbat pembuluh darah ke organ-organ tersebut, sehingga menghambat aliran darah dan merusak fungsi organ tersebut.
Apa perbedaan mineral organik dan anorganik?
- Mineral Organik
Mineral yang diperoleh melalui proses fotosintesis dari tumbuhan berupa buah-buahan, sayur-sayuran, kacangan-kacangan, proses dari hewani berupa daging, susu, dll.
- Mineral Anorganik
Mineral yang diperoleh dari sumber tanah yang sifatnya alami berupa logam, besi, alumunium, emas, nikel, kalsium, sulfur, dll.
Mineral yang terkandung didalam air sebagian besar adalah polutan yang tidak dibutuhkan oleh tubuh, bahkan membahayakan secara akumulatif terhadap ginjal dan empedu.
Sumber air bersih bisa didapatkan dari berbagai sumber mata air alami yang ada, terutama di daerah pegunungan. Akan tetapi dalam perjalanannya, mata air alami itu terkadang banyak terkontaminasi dengan bakteri yang berbahaya bagi kesehatan tubuh kita. Berbagai bakteri itu tidak bisa dilihat oleh mata biasa, seolah-olah air itu bersih tetapi ternyata tidak. Jadi meski tampaknya air itu bersih, belum tentu air itu sehat. Air yang sudah terkontaminasi kuman berbahaya akan banyak menyebabkan penyakit seperti, disentri, gastroenteris, diare, tifus, sakit kuning dan kolera.
Apa saja ciri-ciri air bersih dan sehat?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar